ALIRAN FILSAFAT REALISME DAN IMPLIKASINYA

Penulis

Kata Kunci:

Pragmatisme, Charles Sanders Peirce, William James, John Dewey, kebenaran praktis, pendidikan, pengalaman langsung.

Abstrak

Pada akhir abad ke-19, muncul aliran filsafat yang dikenal sebagai Pragmatisme, yang menekankan pentingnya praktik dan konsekuensi dari ide dalam kehidupan nyata. Gagasan ini bermula dari Charles Sanders Peirce melalui "prinsip pragmatis," yang menyatakan bahwa makna suatu konsep terletak pada dampaknya terhadap tindakan. William James kemudian mengembangkan pemikiran ini dengan menekankan bahwa kebenaran adalah apa yang memberikan hasil praktis dalam kehidupan manusia. Bersama John Dewey, mereka menyatakan bahwa kebenaran bersifat dinamis dan harus diuji melalui pengalaman langsung. Pragmatisme menolak kebenaran absolut dan menilai ide dari keberhasilannya dalam memecahkan masalah nyata. John Dewey menerapkan prinsip ini dalam pendidikan, mendorong pembelajaran berbasis pengalaman dan pengembangan kemampuan berpikir kritis. Pragmatisme menjadi pendekatan yang adaptif terhadap perubahan sosial dan berpengaruh dalam berbagai bidang seperti pendidikan, psikologi, dan teori sosial.

Diterbitkan

2025-06-27

Cara Mengutip

Ivanka, D. S. (2025). ALIRAN FILSAFAT REALISME DAN IMPLIKASINYA. Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ilmu Pendidikan, 1(4), 41–54. Diambil dari https://www.journal.yananica.com/index.php/JAMED/article/view/303