PENERAPAN KONSEP CUSTOMER JOURNEY DALAM PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN NONFORMAL DI PONDOK PESANTREN NAHDLATUL ATFAL KUBU RAYA
Keywords:
Customer journey, pesantren, pendidikan nonformal, pemasaran pendidikan, loyalitas peserta, pengalaman belajar.Abstract
Penelitian ini membahas tantangan dan strategi penerapan konsep customer journey dalam konteks pesantren sebagai lembaga pendidikan nonformal, khususnya di Pondok Pesantren Nahdlatul Atfal. Pendekatan ini masih menghadapi kendala signifikan seperti keterbatasan pemahaman manajerial, minimnya infrastruktur digital, serta resistensi budaya terhadap konsep pemasaran modern. Persepsi peserta didik dan wali mereka menunjukkan pentingnya komunikasi yang terbuka, pengalaman belajar yang bermakna, serta nilai religius yang kuat. Strategi yang diusulkan meliputi penguatan kehadiran digital, program promosi berbasis pengalaman (seperti trial class), peningkatan kualitas layanan, dan sistem manajemen informasi berbasis teknologi sederhana. Penelitian ini menekankan pentingnya penyelarasan antara nilai-nilai pesantren dan praktik pemasaran berbasis pengalaman guna meningkatkan efektivitas promosi dan loyalitas peserta. Evaluasi terhadap setiap titik kontak (touchpoint) dalam perjalanan peserta menjadi kunci dalam membangun hubungan jangka panjang yang berkelanjutan antara lembaga dan peserta didik.



