MERANCANG SISTEM KARIER DI ERA ARTIFICIAL OF INTELLEGENCE
Abstract
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mengubah manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam sistem karier. Sistem ini memungkinkan personalisasi jalur karier yang adaptif melalui analitik data besar dan machine learning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada beberapa organisasi modern. Hasilnya menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan karier dengan merekomendasikan pengembangan keterampilan dan memprediksi jalur karier optimal. Namun, tantangan muncul seperti resistensi karyawan, serta isu etika dan privasi data. Keberhasilan penerapan AI bergantung pada kesiapan teknologi, kompetensi SDM, dan kebijakan etika. Integrasi AI dengan pendekatan humanistik menjadi kunci keberhasilan sistem karier yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan organisasi untuk menjaga keseimbangan antara aspek teknis, sosial, dan etika dalam implementasi AI.



