TEOLOGI AHLUSSUNNAH SALAF DAN KHALAF

Authors

Keywords:

Salaf, Khalaf, Teologi Ahlussunnah, Pendekatan Tekstual, Pendekatan Kontekstual, Moderatisme Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengkritisi kontribusi pemikiran salaf dan khalaf dalam membentuk teologi Ahlussunnah wal Jama’ah. Istilah salaf merujuk pada generasi awal umat Islam yang cenderung menerapkan pendekatan tekstual dalam memahami ajaran agama, sedangkan khalaf mencerminkan generasi setelahnya yang mengembangkan pendekatan kontekstual dan rasional. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer karya ulama salaf dan khalaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketegangan epistemologis antara dua pendekatan ini masih relevan dalam diskursus keagamaan modern, terutama terkait isu-isu seperti pluralisme, demokrasi, dan hak asasi manusia. Pendekatan salaf dianggap menjaga kemurnian ajaran, namun kerap mengalami stagnasi ketika dihadapkan pada dinamika zaman. Sebaliknya, pendekatan khalaf dinilai lebih adaptif, meski sering dituduh kompromistis. Penelitian ini menegaskan bahwa kedua pendekatan memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan teologi Islam yang moderat dan responsif. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai salaf dan rasionalitas khalaf menjadi penting dalam membangun harmoni teologis dan sosial di tengah masyarakat Muslim yang semakin kompleks.

Published

2025-05-17

How to Cite

Masdi, Irnawati, & Ismail. (2025). TEOLOGI AHLUSSUNNAH SALAF DAN KHALAF. Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ilmu Pendidikan, 1(2), 32–41. Retrieved from https://www.journal.yananica.com/index.php/JAMED/article/view/204

Issue

Section

Articles